ungkapan rasa ungkapan hati

August 22, 2007

tanggal 20

Filed under: tentang diri - Administrator @ 8:04 am

tanggal 20 agustus, hari pertama gw kuliah semester 7. semester yang gw harapin bisa jadi yang terbaik selama gw kul di ITB, dengan segala mimpi gw menyongsong semester yang baru. ya, gw mo berubah!!!! sejauh ini, sampe hari ke tiga kuliah, nampaknya dah dimulai dengan sangat lebih baik daripada semester2 sebelumnya. gw ngejalanin semester ini, bisa dibilang sendirian banget. gak ada lagi temen2 deket yang kul bareng, berhubung gw masih berkutat dengan mt kuliah ngulang. jadi gw masih punya utang 12 sks. not a good condition emang, tapi inilah hidup gw.

tapi koq gw malah ngerasa lebih ‘hidup’ ya??? banyak yang gw cari dan jalanin sendiri. ya moga aja ini awal yang baik dari semua kebaikan. gw melihat semester yang lalu sebagai semester transisi gw menjadi lebih baik. dan kehancuran yang sangat dah gw rasain kali. dan sekarang, saatnya perbaikan, saatnya menanjak, wlo dengan merangkak!!!!! (mana bisa nanjak sambil ngerangkak????????? susah bet!!). buat semua, selamat berjuang ya!!!!!! moga cepet lulus semuanya, termasuk gw lho, dengan hasil terbaik!!!

semoga bener2, semester ini jadi awal dari semua kebaikan hidup gw…

bismillah

 

August 20, 2007

sanguinis–melankolis 1

Filed under: tentang diri - Administrator @ 8:39 am

dimulai dengan pertanyaan, kenapa di dalam tubuh seseorang bisa terdapat 2 dasar kepribadian. mungkin akan terasa wajar apabila dua kepribadian tadi saling membantu atau mirip-mirip sehingga saling menguatkan. tapi klo 2 kepribadian tadi adalah sesuatu yang saling berlawanan, tentunya orang yang memilikinya akan mengalami suatu pertarungan batin di dalam dirinya sendiri. mungkin itu yang lagi terjadi di dalam diri gw, dan juga mungkin istri gw. dua dasar kepribadian kami adalah Sanguinis dan Melankolis.

gak ada sih ilmu yang cukup bagi gw buat ngebahas bidang ini. tapi tetep aja gw pengen berpendapat dan berargumen dengan ilmu yang seadanya, hehehe…

sanguinis, seperti yang kebanyakan orang udah pada tau, adalah suatu bentuk kepribadian dengan sifat2 ceria, supel, enjoy, suka bicara dan sifat2 sejenisnya. jenis ini dekat dengan bentuk kepribadian yang lain, yaitu plagmatis. klo dua kepribadian ini ketemu, jadinya cocok, saling menguatkan. sedangkan jenis yang bertolak belakang dengan kepribadian ini adalah melankolis yang memiliki sifat2 serius, sensitif, menghindari perhatian, dan yang kayak gitu deh. tentu saja, dengan sifat2 tadi, tentu saja sanguinis dan melankolis bukan dua jenis yang dapat ‘hadir bersama’. tapi sayangnya, yang gw alamin adalah hal yang bagi gw gak wajar, karena di dalam diri gw justru ada dua kepribadian yang saling bertentangan tadi, sanguinis dan melankolis.

yang gw sadarin, dulunya gw sama sekali bukan orang yang melankolis, atau klo pun emang ada sifat itu, pasti porsinya kecil banget di dalam diri gw. seiring berjalannya waktu dengan segala kejadian yang gw alamin, gw mulai ngerasa ada sosok lain di dalam diri gw yang nampaknya selalu ngomong ‘tu kan bener lo salah!!!’ setiap kli ada sesuatu yang buruk atau jelek nimpa gw. dari situ gw kayak punya sosok yang bisa diajak ngobrol dan diskusi tentang banyak hal dalam hidup gw. lama kelamaan karena gw sangat ngedengerin sosok melankolis itu, akhirnya dia makin besar dan besar, dan akhirnya jadi sosok yang juga cukup dominan, bahkan mungkin sempat sangat dominan, dalam diri gw. tapi tetep aja, sifat dasar gw adalah sanguinis, jadi ketika sosok melankolis itu muncul dan mulai mendominasi diri gw, yang terjadi adalah sifat sanguinis dalam diri gw berontak. akhirnya untuk waktu yang sangat lama diri gw jadi semacam tempat pertarungan. sesuatu yang sangat nggak nyaman bagi gw. suatu keadaan di mana gw gak pernah bisa ngelakuin sesuatu secara total karena klo gw mo ngelakuin sesuatu yang mungkin berdasarkan sifat sanguinis gw, maka sifat melankolis gw bakal menentang. mungkin ini yang disebut keadaan yang ‘ambivalen’, istilah baru bagi gw yang gak gw pahamin sepenuhnya :)

waktu terus berlanjut, gw ngalamin keadaan yang bikin gw harus terus berpikir dan berpikir. semua masalah yang muncul harus diberesin, semua tekanan harus dihadapin. suatu saat diri gw ngalamin yang namanya ketidakmampuan untuk menghadapi hidup, karena semua kondisi yang gw alamin tadi. tapi gak disangka, keadaan itu justru bikin dua kepribadian gw tadi jadi ‘kompak’. dua kepribadian tadi sama2 ngerasa harus berbuat sesuatu buat ‘bertahan hidup’, dan sama2 sadar klo keadaan yang gak akur tadi bikin semuanya jadi terasa sulit. cuma ada satu cara, saling memaafkan, saling mendukung, dan saling memahami. dan detik ini, gw sedang dalam proses, menjadi lebih baik dan menjadi satu kepribadian yang utuh, yang akan mengalahkan semuanya!

mungkin seakan2 gw ini berkepribadian ganda. mungkin bener, tapi gak seutuhnya bener. karena gw masih ngerasa klo kepribadian gw gak sampe split dan saling menguasai diri gw sendiri2. keadaan yang gw rasain adalah kayak gini, ada dua baju kepribadian yang sama2 menarik bagi gw. baju2 tadi gw pake sesuai dengan keadaan hati gw, sanguinis pas gw lagi ceria, atau melankolis pas gw lagi sedih. gw tetep yang nentuin, wlo selama ini selalu terlalu sulit untuk mutusin mana yang gw pake,efek ambivalena tdai, dan itu yang bikin gw stres dan depresi, ketidakmampuan memutuskan mana yang gw anggap baik dan akan gw pake. secara sadar gw tau pas sanguinis gw muncul, begitu juga pas melankolis gw muncul.

sebenernya sanguinis gw adalah sifat terdasar gw, tapi kemudian muncul sifat melankolis sebagai suatu bahan pertimbangan pemikiran lain, atau mungkin semacam alternatif ego, pas gw lagi sendiri, pas gw lagi berdiskusi dengan diri sendiri. ini dia, mungkin dari diskusi2 kayak tadi yang bisa dibilang bikin kepribadian gw mulai terbagi.

cerita yang lebih detail tentang kehidupan gw yang ‘berwarna’ ini gw lanjutin ke postingan gw berikut. tapi masih bersambung dulu ya, hehe…

August 14, 2007

bersahabat dengan diri sendiri

Filed under: cuap-cuap - Administrator @ 2:16 pm

jujur, gw gak yakin kita semua bisa bersahabat dengan diri sendiri, karena gw termasuk golongan ini. ada saat di mana kita sangat benci diri kita, menyalahkan kenapa kita begini dan tidak begitu, kenapa apa yang kita lakuin gak sesuai dengan apa yang kita pikirin dan pengenin, kekurangan diri yang selalu dianggap sebagai suatu hambatan, kesalahan dan dosa yang selalu membayangi kehidupan, dan banyak alasan lain untuk merendahkan diri sendiri.

entah sejak kapan gw mulai berpikir: gw harus berdamai dengan diri sendiri! gw udah pernah berada pada suatu kondisi hampir berpisah dengan diri sendiri, saat di mana ‘kami’ saling memaki dan saling bentak, marah!! namun ‘kami’ sadar, banyak hal yang gak bisa dilakuin ketika gw gak hadir bersama diri gw. ketika gw mau ngelakuin sesuatu tapi diri ini gak mau turut serta, saat itulah semuanya terasa sangat sulit. hinaan yang didapat dari diri sendiri yang memaki kita karena gak bisa ngelakuin sesuatu, selalu jadi halangan dalam menerima sesuatu.

titik itu pun datang, titik nadir kehidupan gw ketika ‘kami’ akhirnya berkesimpulan bahwa semua ini salah, dan ‘kami’ harus berdamai!! ‘kami’ memiliki beberapa kesamaan yang bisa dijadiin titik temu atau ruang buat kami untuk berdiskusi, mendiskusikan banyak hal tentang mengapa dan bagaimana. ya, ‘kami’ pada akhirnya sadar bahwa ‘kami’ harus saling mendukung, saling membela, dan saling meyakinkan.

setelah itu, banyak hal yang gw raih di dalam hidup ini, walau terkadang ‘dia’ masih juga merasa sedih dan lemah. tapi itulah saat di mana ‘aku’ dapat berkata, "semangat teman, gw gak bisa ngelewatin ini tanpa lo", dan saat itu ‘dia’ bangkit dan ‘kami’ pun mulai berjalan bersama lagi.

sudah saatnya kita semua saling bersahabat dengan diri sendiri. pikiran2 liar dalam kepala kita, jangan dilawan, tapi coba dipahami dan dimengerti, karena ‘diri kita’ butuh untuk dimengerti. dia berbicara terkadang melalui polosnya suara hati atau angkuhnya teriakan nafsu. tinggal bagaimana kita menyikapi kondisi tersebut, supaya ‘dia’ dan anda dapat berjalan bersama menghadapi dunia yang ternyata terlalu sulit untuk ditaklukkan seorang diri. kita ternyata butuh teman, dan diri kita sendiri adalah ’sesuatu’ yang paling dekat dengan kita.

love and peace for all, dan selamat menyapa diri lo sendiri :)  

–the other side of me, whom i called ‘he’–

 

ket: ‘kami’ –> gw dan diri gw

      ‘dia’ –> diri gw
 

ada yang kurang…

Filed under: tentang diri - Administrator @ 2:00 pm

entah kenapa gak pernah ngerasa puas. ada sesuatu yang gak beres di diri gw, itu pikiran yang sering muncul. gak dikit orang yang ngerasa dirinya kurang, termasuk ya gw ini, tipe orang yang sangat mendengarkan dan meresapi apa yang dibilangin orang ke gw. selalu menggali potensi diri, tapi selalu dihantui dengan kekurangan pribadi. ada titik di mana gw gak mentoleransi diri gw sendiri, yaitu ketika gw gak bisa ngelakuin sesuatu atau ngelakuin yang sebenernya gw tau itu gak baik.

berharap ada masa di mana gw sangat mencintai dan bangga akan diri gw sendiri, masa di mana gw sangat percaya diri tapi tetep rendah hati.

gw sangat ingin menaklukkan dunia, melihat dunia yang berada di bawah kendali gw. tapi sangat sulit, justru karena gw gak bisa ngendaliin diri sendiri. ada sesuatu pemikiran besar di kepala gw, pikiran yang menurut gw terlalu besar untuk berada di pikiran gw.

tapi tunggu dulu, realistiskah itu, atau hanya sekedar mimpi??? sebuah ‘keinginan’ untuk menaklukkan dunia atau hanya sekedar ‘mimpi’???

gw pasti jadi orang hebat, orang dengan pemikiran mantap dan memiliki kepribadian yang kuat. mengalahkan diri sendiri, itu poin terpentingnya, ya!

tell me bout me

Filed under: tentang diri - Administrator @ 6:20 am

ini adalah permintaan, artinya bisa dipenuhin bisa juga nggak. tapi namanya juga permintaan, pastinya mau donk dipenuhin. gini nih, ceritanya gw lagi mo mengembangkan diri gw, tentunya menjadi lebih baik. jadi gw mo minta saran dari anda2 semua yang berkunjung ke mari buat ngasih masukkan bwt gw. bisa apa aj, kritik, cacian, pujian, saran, kata2 mutiara, atau palah, kayak testimonial gitu deh. tapi ini bebas, bisa dari sapa aja, tanpa perlu tau siapa dia.

plis ya, nuhun pisan ini mah, karena gw mo jadi orang hebat yang gak cuma hebat menurut gw, tapi juga hebat menurut orang lain.

thnx fren!!! 

ngurus KSM

Filed under: ku lihat dunia - Administrator @ 5:56 am

ceritanya minggu ini adalah minggu di mana gw kudu ngurus KSM (Kartu Studi Mahasiswa). sempat terjadi ‘insiden’ gw gak bawa KSM lama dan ferdi nggak bawa lembar perwalian, padahal dah mo ngantri ngambil KSM. ternyata ferdi pun manusia biasa, heeeehehehehehe….

abis itu balik lagi ke kampus, dengan sudah membawa bekal dan kepercayadirian masing-masing, gw dengan KSM lama dan ferdi dengan lembar perwaliannya. mengantrilah kami. begitu hampir giliran gw dicek kelengkapan syarat2 yang dibutuhin, gw melihat ada lembar kuning2 dari tempat gw berdiri. hhhhmmmmm, gw berpikir, apakah itu??? setelah berpikir, gw menebak dan berteriak ke ferdi: kudu pake kartu perpus ya per?!?!?!?!?!?!?!? penuh dengan nada panik….dan ferdi melihat gw dengan bingung sambil berkata dengan penuh keyakinan: ya iiiiyyyyaaaaalllaaaaahh!!!!! yyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh, kq gw kagak tau ya?????? alhasil saat itu gw gak jadi ngurus KSM….

si ferdi bilang gw kudu ngurus ke perpus pusat. nah sebenernya ini yang pengen gw ceritain, ada hikmah di balik kejadian ini semua:

jadi si ferdi bilang klo heldi, temen EL gw, juga keilangan kartu jadi kudu ngurus di perpus pusat. berhubung ini negeri indonesia, selalu ada jalan alternatif pas kita lagi butuh sesuatu yang darurat. pilihannya ada dua: murah tapi ribet, atau mahal tapi gampang. dan kebanyakan orang pastinya akan memilih yang kedua (dengan tidak menutup kemungkinan bakal ada juga yang tetep keukeuh menempuh jalur legal). dan gw termasuk orang yang ke dua, rada mahal tapi gampang. tapi itu sebelum gw bepikir dengan keras, apa bener nih gw bakal jadi bagian dari cacat bangsa ini??? akhirnya gw membulatkan tekad: gw kudu ngambil jalan legal, keliling itb demi dapet kartu perpus!!!!

tapi belum sempet gw berputar2 kampus, ternyata Allah dengan sigap langsung turun tangan. gini caranya: jadi kemaren gw ke perpus dan bilang, gimana klo mo ngurus kartu, sudah dengan segala kesiapan mental buat menolak ‘kemudahan’ dan menyiapkan diri buat ‘tour de ITB’. tapi ternyata orang perpus cuma nyuruh gw nyerahin KTM gw, ‘ntar diurusin dulu’, gitu katanya. gw pun bingung, diurus gimana nih??? tadinya mo ngotot bilang klo gw gak mo ‘digampangin’, tapi gak jadi dengan beberapa pertimbangan. alhasil gw akhirnya pulang. o iya, sebelum pulang gw ketemu temen gw, dia cerita gimana susahnya ngurus kartu perpus klo mo legal. dia muter kampus dari pagi sampe sore. duh, gw pun berpikir, ‘gw dah bolos KP lama banget, masa besok mo bolos lagi???’ akhirnya terpikir, ya udah deh, gw ambil jalan ilegal aja, supaya cepet n gw bisa KP lagi.

keesokan harinya pun tiba, gw dateng ke kampus jam10an, langsung ke perpus. sebelumnya, dari rumah gw dah mempersiapkan diri dengan uang 10ribu. pas gw nyampe di perpus, seperti kemaren, gw ngantri, panjang tapi cepet. akhirnya giliran gw deh bwt ngurus kartu gw. eh, gak disangka2, ternyata gw cuma disuruh bayar 1000, yang itu adalah harga normal klo gw harus ngurus ke 30 perpus itb!!! yang gw tangkep sih, mungkin kemaren dari pihak perus, dengan berbekal KTM gw, dan beberapa orang lainnya, ngecek ke 30 perpus itu, melakukan apa yang seharusnya gw lakuin!!! luar biasa sekali, ternyata fenomena pemotongan birokrasi dengan uang yang semept ada di perpus pusat itb gak bertahan lama, terbukti dari gw yang gak perlu ngurus kayak gitu. menurut gw kejadian ini, luar biasa banget..

bingung ya bacanya??? hehehe, maklum, masih latian nulis. tapi itulah gw, mencoba berbagi hikmah yang gw dapet dari pengalaman gw. yang gw dapet, ternyata kenyataan bahwa gw gak pernah punya kartu perpus karena diilangin sama ketua kelas gw waktu semester satu itu, bakal ngebawa gw ke situasi kayak gini. hikmah lain, ternyata gw ‘hanya’ butuh keberanian sebatas itu, sebatas gw ngeyakinin diri gw kalo Allah bakal ngebantu gw ketika gw udah mutusin nempuh jalan yang bener. seharusnya bisa dipraktekin di kisah hidup yang lain…

sekian lah, makasih dah mo baca, hehe…kasih kritik ya!!!!

semangat!!!!!!! 

August 7, 2007

kehidupan

Filed under: puitis - Administrator @ 1:21 pm

ketika ku lihat ke atas langit, wow, luar biasa, besar sekali!!!! lalu sebesar apakah Sang Pencipta langit???

ketika ku lihat ke bawah, wow, luas sekali tanah di mana ku berpijak!!! lalu sebesar apakah Sang Pencipta bumi???

ketika ku lihat matahari, wow, betapa menyilaukannya sinar itu!!! lalu seterang apakah Sang  Pencipta matahari???

ketika ku lihat bulan purnama di malam hari yang cerah, wow, betapa indah cahaya yang terbentuk!!!!  lalu seindah apa Sang Pendipta bulan???

ketika ku sadari keluh kesahku, huh, tampak tak terpecahkan!!!! lalu, seberapa besar daya tampung keluh kesah Sang Pencipta masalah???

ketika ku merasa masalahku terlalu berat, huh, aku tak sanggup!!! lalu, seberapa tangguh Sang Pencipta kesulitan???

ketika ku merasa dosa2ku teramat banyak, huh, aku tak berguna!!! lalu, seberapa lapang dadanya kah Sang Pencipta diriku???

Ya Allah, ku sering lupa dan khilaf. lewat tangan ini Kau membuka mataku, lewat banyak kesadaran Kau coba tetap hadir di hatiku, lewat kuasaMu ya Allah, kau tunjukkan kepadaku betapa Berkuasanya Engkau. Ya Allah, jangan ambil perasaan ku terhadapMu ini. ku ingin tetap mencintaiMu, entah sampai kapan, hanya Engkau yang Maha Mengijinkan…

bimbinglah aku, ke ridhaanMu… 

my name is DMJ

Filed under: tentang diri - Administrator @ 12:55 pm

gak tau tiba2 kepikiran judul itu. jadi gini, dimas itu punya keanehan seperti ini: menulis tiba2, tanpa tujuan yang jelas, trus tiba2 tulisannya dah buanyak buanget karena ide mengalir deras dan tumpah gitu aja membasahi monitor ini (berlebihan…).

oh Tuhan, kenapa kepala ini isinya lagu mellow terus ya??? jadinya ngDown n bikin layu…hiks, kurang ngaji kali ya…

iya nih, kepala koq isinya hal2 yang bikin bete n gak semangat aja. inilah kenapa dimas tipe orang yang harus terus menerus ngobrol sama orang lain, gak betah sendirian aja, karena takut pikiran menguasai jiwa (bahasanya amit amit…). serius nih, klo gak ada yang bisa diajak ngobrol, jadinya bego…

ada istri sih, tapi ngobrolonya dah laen, dah lebih intim (maksud looooo????? maksudnya yang diomonginnya dah berat gitu loh!!!!). klo sama fren kan lebih nyantai n bebas. tau deh…

selamatkanlah dimas dari kesendirian ini… caranya? ajak lah dimas jalan2 ke manaaaaa gitu, barengan, rame2, tentunya sama istriku tercinta. yuks, jalan yuks!!! ke dupan gitu keq, dah lama neh ane gak ke sono, kangen.

huuuuuhhh, bete deh klo lagi sendirian gini… 

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King

-->
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service