ungkapan rasa ungkapan hati

August 20, 2007

sanguinis–melankolis 1

Filed under: tentang diri - Administrator @ 8:39 am

dimulai dengan pertanyaan, kenapa di dalam tubuh seseorang bisa terdapat 2 dasar kepribadian. mungkin akan terasa wajar apabila dua kepribadian tadi saling membantu atau mirip-mirip sehingga saling menguatkan. tapi klo 2 kepribadian tadi adalah sesuatu yang saling berlawanan, tentunya orang yang memilikinya akan mengalami suatu pertarungan batin di dalam dirinya sendiri. mungkin itu yang lagi terjadi di dalam diri gw, dan juga mungkin istri gw. dua dasar kepribadian kami adalah Sanguinis dan Melankolis.

gak ada sih ilmu yang cukup bagi gw buat ngebahas bidang ini. tapi tetep aja gw pengen berpendapat dan berargumen dengan ilmu yang seadanya, hehehe…

sanguinis, seperti yang kebanyakan orang udah pada tau, adalah suatu bentuk kepribadian dengan sifat2 ceria, supel, enjoy, suka bicara dan sifat2 sejenisnya. jenis ini dekat dengan bentuk kepribadian yang lain, yaitu plagmatis. klo dua kepribadian ini ketemu, jadinya cocok, saling menguatkan. sedangkan jenis yang bertolak belakang dengan kepribadian ini adalah melankolis yang memiliki sifat2 serius, sensitif, menghindari perhatian, dan yang kayak gitu deh. tentu saja, dengan sifat2 tadi, tentu saja sanguinis dan melankolis bukan dua jenis yang dapat ‘hadir bersama’. tapi sayangnya, yang gw alamin adalah hal yang bagi gw gak wajar, karena di dalam diri gw justru ada dua kepribadian yang saling bertentangan tadi, sanguinis dan melankolis.

yang gw sadarin, dulunya gw sama sekali bukan orang yang melankolis, atau klo pun emang ada sifat itu, pasti porsinya kecil banget di dalam diri gw. seiring berjalannya waktu dengan segala kejadian yang gw alamin, gw mulai ngerasa ada sosok lain di dalam diri gw yang nampaknya selalu ngomong ‘tu kan bener lo salah!!!’ setiap kli ada sesuatu yang buruk atau jelek nimpa gw. dari situ gw kayak punya sosok yang bisa diajak ngobrol dan diskusi tentang banyak hal dalam hidup gw. lama kelamaan karena gw sangat ngedengerin sosok melankolis itu, akhirnya dia makin besar dan besar, dan akhirnya jadi sosok yang juga cukup dominan, bahkan mungkin sempat sangat dominan, dalam diri gw. tapi tetep aja, sifat dasar gw adalah sanguinis, jadi ketika sosok melankolis itu muncul dan mulai mendominasi diri gw, yang terjadi adalah sifat sanguinis dalam diri gw berontak. akhirnya untuk waktu yang sangat lama diri gw jadi semacam tempat pertarungan. sesuatu yang sangat nggak nyaman bagi gw. suatu keadaan di mana gw gak pernah bisa ngelakuin sesuatu secara total karena klo gw mo ngelakuin sesuatu yang mungkin berdasarkan sifat sanguinis gw, maka sifat melankolis gw bakal menentang. mungkin ini yang disebut keadaan yang ‘ambivalen’, istilah baru bagi gw yang gak gw pahamin sepenuhnya :)

waktu terus berlanjut, gw ngalamin keadaan yang bikin gw harus terus berpikir dan berpikir. semua masalah yang muncul harus diberesin, semua tekanan harus dihadapin. suatu saat diri gw ngalamin yang namanya ketidakmampuan untuk menghadapi hidup, karena semua kondisi yang gw alamin tadi. tapi gak disangka, keadaan itu justru bikin dua kepribadian gw tadi jadi ‘kompak’. dua kepribadian tadi sama2 ngerasa harus berbuat sesuatu buat ‘bertahan hidup’, dan sama2 sadar klo keadaan yang gak akur tadi bikin semuanya jadi terasa sulit. cuma ada satu cara, saling memaafkan, saling mendukung, dan saling memahami. dan detik ini, gw sedang dalam proses, menjadi lebih baik dan menjadi satu kepribadian yang utuh, yang akan mengalahkan semuanya!

mungkin seakan2 gw ini berkepribadian ganda. mungkin bener, tapi gak seutuhnya bener. karena gw masih ngerasa klo kepribadian gw gak sampe split dan saling menguasai diri gw sendiri2. keadaan yang gw rasain adalah kayak gini, ada dua baju kepribadian yang sama2 menarik bagi gw. baju2 tadi gw pake sesuai dengan keadaan hati gw, sanguinis pas gw lagi ceria, atau melankolis pas gw lagi sedih. gw tetep yang nentuin, wlo selama ini selalu terlalu sulit untuk mutusin mana yang gw pake,efek ambivalena tdai, dan itu yang bikin gw stres dan depresi, ketidakmampuan memutuskan mana yang gw anggap baik dan akan gw pake. secara sadar gw tau pas sanguinis gw muncul, begitu juga pas melankolis gw muncul.

sebenernya sanguinis gw adalah sifat terdasar gw, tapi kemudian muncul sifat melankolis sebagai suatu bahan pertimbangan pemikiran lain, atau mungkin semacam alternatif ego, pas gw lagi sendiri, pas gw lagi berdiskusi dengan diri sendiri. ini dia, mungkin dari diskusi2 kayak tadi yang bisa dibilang bikin kepribadian gw mulai terbagi.

cerita yang lebih detail tentang kehidupan gw yang ‘berwarna’ ini gw lanjutin ke postingan gw berikut. tapi masih bersambung dulu ya, hehe…

7 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://berbagipikiran.blogsome.com/2007/08/20/sanguinis-melankolis-1/trackback/

  1. anw..gua juga sanguin-melankolis…tapi menurut gua itu perpaduan yang bagus kok…^^(tak bermaksut memuji diri…hihihi)
    cuman mungkin pengeluaran sifatnya tergantung sikon…kalo lagi bersosialisasi,bergaul dikeluarin yg sanguin..^^ kalo lagi urusan menuntut ilmu,belajar,mengerjakan project, yang dikeluarin baru si melankolis..^^
    btw..gua link yah blog lu..

    Comment by ica — February 21, 2008 @ 8:01 am

  2. sama dunx…

    idem ….

    sanguin di tmptnya kaleeeeeeeeee (lage maen n klo lg sendirian di lingkungan2 baru)

    melankolis juga di tempatnyaa…… ( negatif thinkin lo, ngecilin resiko2 dari perbuatan2 lo bozzzz( analisa problem )

    Comment by BandiToZ — February 22, 2008 @ 7:50 pm

  3. we are what we are … gw setuju klo kadang suka ada 2 kepribadian gitu … survival is the word for us … gw punya satu konsep mungkin u can use it …. ” di dunia film setiap sutradara punya waktu kurang lebih 120 menit buat bikin film yang bener2 bisa buat audience tertarik, sama seperti kita 1 nyawa saja yang cuma DIA yang tau, dan itu pita roll film kita man…. ” yang gw sadarin dengan karakter kita yang sama sanguin -melan, temen gw pernah bilang ” someday you’re gonna change the world ” ……… never let negative thinking meracuni pikiran kita … coz we’re fragile ………. think positive … and try to survive . =)

    Comment by andy — March 5, 2008 @ 8:25 am

  4. i know exactly how it’s feel.. =)
    pinter2 kta ngposisiinnya aja..
    mnurut gw, dua kepribadian yg amat sangat kontra ini bikin gw lebih berhati2 aja dlm ngambil keputusan..

    Comment by anggi — December 1, 2008 @ 5:53 am

  5. AkKoo jga Sanguins Melankolis Lho….

    .. Tp trkadang aku ssah untuk mmhami, karena sifat dasar sanguins,, ech lama” ada melankolisnya Jga..

    Tp,, Bgus Jga kug.

    Comment by Vivie — June 24, 2009 @ 7:15 am

  6. ouw…
    q ga nyadar…
    but,
    kata sobat q…
    q sanguinis….
    hi…hi…

    Comment by Lye — June 25, 2009 @ 1:33 pm

  7. klo gw seh bingung juga…
    di dpan kawan2 gw cnederung sanguinis
    tp back to basic…gw melankolis..
    apalgi klo alone wae di rmah…
    melamkolis bgt deh..

    Comment by uci — July 18, 2009 @ 6:06 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King

-->
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service